Kesehatan Masyarakat

Prakata

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)
TERAKREDITASI - B
(1064/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2016)

Kondisi ideal yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia khususnya berkaitan dengan pembangunan kesehatan adalah menuju Indonesia Sehat 2010 dengan sasaran terciptanya perilaku sehat di masyarakat, lingkungan sehat, upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat, sistem informasi dan manajemen kesehatan yang transparan dan bertambahnya angka harapan hidup bangsa Indonesia.

Strategi untuk mencapai kondisi ideal seperti tercantum diatas yaitu dengan paradigma sehat atau pembangunan berwawasan kesehatan, profesionalisme, desentralisasi, dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM).Pendekatan yang dilakukan meliputi kegiatan promotif dan preventif yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tanpa mengabaikan kegiatan kuratif dan rehabilitatif.

Kondisi ideal yang diharapkan masih jauh dari kenyataan hal ini terlihat dari munculnya berbagai masalah kesehatan saat ini, seperti demam berdarah,diare, polio, flu burung, antraks, AIDS, malaria, TBC dan yang lainnya, dimana dari kesemua penyakit tersebut rata-rata menjadi trend dan issu nasional bahkan internasional karena termasuk dalam kategori wabah atau kejadian luar biasa (KLB). Hal ini menunjukkan bahwa masih rendahnya derajat kesehatan masyarakat di negara ini, tentunya kondisi ini apabila dibiarkan akan menghambat tercapainya Indonesia Sehat 2010.

Pola penanganan terhadap penyakit bersifat reaktif sesaat, artinya apabila ada penyakit muncul, baru membuat program penanganan masalah dengan tindakan kuratif atau pengobatan. Sebenarnya kegiatan tersebut tidak bisa menyelesaikan masalah sampai pada akar permasalahannya, masalah penyakit yang muncul di masyarakat kita saat ini sangat kompleks tentunya diperlukan strategi penanganan yang mengakar pada kondisi kultural bangsa ini, hal yang perlu kita ketahui adalah faktor sosial, ekonomi, pola hidup dan perilaku hidup sehat masyarakat kita masih rendahnya.

Semua kondisi diatas terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap masalah kesehatan. Hal ini disebabkan karena tingkat pendidikan bangsa Indonesia masih rendah dan sangat memprihatinkan, data dari United Nations Development Project (UNDP) menunjukkan bahwa Indonesia dalam Human Development Index (HDI) menduduki peringkat sekitar ke 110 diantara berbagai negara di dunia. Salah satu faktor yang menentukan HDI adalah pendidikan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan dalam menangani kompleksnya penyakit di masyarakat adalah profesionalisme tenaga kesehatan. Data di lapangan menunjukkan bahwa dominasi dokter masih sangat tinggi di Indonesia, khususnya dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat. Pendekatan yang dipakainya adalah kuratif atau pengobatan, sehingga tujuan akhirnya hanya menitikberatkan pada upaya bagaimana menciptakan pasien itu bisa sembuh. Sedangkan akar permasalahan yang sebenarnya mengapa penyakit tersebut bisa muncul terabaikan.

 

Keunggulan:
1. Advokasi
2. Investigasi Masalah Kesehatan Masyarakat
3. Riset Kesehatan
4. Analisa Statistik Kesehatan
5. Kewirausahaan

Prospek Karier:
1. Bekerja di Pemerintahan
2. Wirausaha (Bengkel Statistik, Pengolahan sampah)
3. Konsultan Gizi Kesehatan Gizi Masyarakat
4. Konsultan Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja
5. Konsultan K3 di Perusahaan
6. Penyuluh Kesehatan dan Perancangan Media Penyuluhan Kesehatan

 




Visi - Misi

VISI DAN MISI

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

 

VISI PROGRAM STUDI

Visi Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Mandala Waluya yaitu menghasilkan tenaga kesehatan masyarakat yang mempunyai kemampuan integritas intelektual yang tinggi, memiliki jiwa kewirausahaan, nilai kejuangan dan wawasan kebangsaan serta ikut berperan serta dalam pembangunan kesehatan masyarakat, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional pada tahun 2015.

MISI PROGRAM STUDI
 

  • Mengelola pendidikan dan pengajaran yang terencana, terpadu, dan terarah sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan masyarakat.
  • Menghasilkan karya ilmiah dan akademik yang dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu kesehatan masyarakat.
  • Mengelola sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang difokuskan pada bidang preventif dan promotif melalui pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.
  • Melakukan kerjasama dengan instansi-instansi terkait yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa baik secara lokal, nasional dan global.



Kurikulum

KURIKULUM

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

 

Peminatan
 
 
  1.  
  2. 1Epidemiologi
  3. Biostatistik
  4. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku
  5. Kesehatan Lingkungan
  6. Kesehatan Kerja
  7. Administrasi Kebijakan Kesehatan
  8. Gizi Kesehatan Masyarakat
  9. Kesehatan Reproduksi

KOMPETENSI SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
  1. Advokasi dengan institusi pemerintah dan non-pemerintah, khususnya berkenaan dengan pembangunan  kesehatan masyarakat.
  2. Investigasi dan penanganan masalah kesehatan di masyarakat, seperti pada kejadian wabah penyakit dan bencana alam.
  3. Pengelolaan sampah dan limbah.
  4. Penanganan masalah kesehatan dan keselamatan kerja
  5. Konsultasi masalah kesehatan gizi masyarakat.
  6. Pengolahan dan penerjemahan data menjadi sebuah informasi kesehatan berbasis statistik.
  7. Promosi kesehatan disertai dengan pengembangan media.
  8. Pengkajian, bimbingan dan konseling masalah kesehatan reproduksi individu dan keluarga.
  9. Riset kesehatan dengan menggunakan pendekatan metodologi riset modern.
  10. Wirausaha, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.



Fasilitas

FASILITAS

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

Prasarana Penunjang Utama di ruang kelas (Classical & Tutorial Class)

  • Multimedia Projector

  • OHP

  • Air Conditioner

  • Whiteboard

  • Free internet on every floor


  •  

Sarana Prasarana Laboratorium

  • Laboratorium Keperawatan Anak

  • Laboratorium Keperawatan Maternitas

  • Laboratorium Keperawatan Dasar

  • Laboratorium Keperawatan Kritis

  • Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat

  • Laboratorium Keperawatan Komunitas

  • Laboratorium Keperawatan Jiwa


  •  

Sarana yang digunakan bersama seluruh Prodi :

  • Laboratorium Bahasa

  • Laboratorium Komputer

  • Laboratorium Biomedik

  • Perpustakaan

  • Mushola

  • Kendaraan untuk antar jemput ke lahan praktik

  • Asrama

  • Sarana Olah Raga (Lap. Tenis, Basket, Futsal, & Volli)



Pengelola

PENGELOLA

PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

Ketua Program Studi
 : Asep Dian Abdilah, S.Pd., SKM., MM., MH.Kes.
Sekretaris Program Studi
 : Susilowati, SKM., MKM.
Kaur Akademik
 : Dani Ruhyat, A.Md.
Staf Ur. Akademik
 : Siti Hotijah, A.Md.
 
 : Devi Lutfiah, SE.

Dosen Tetap

  • Dr. Budiman, S.Pd., S.KM., S.Kep., M.Kes., MH.Kes.
  • Suhat, S.KM., M.Kes.
  • Dyan Kunthi Nugrahaeni, SKM., M.KM.
  • Novie E. Mauliku, SKM., M.Sc.
  • Susilowati, S.KM., M.KM.
  • Agus Riyanto, S.KM., M.Kes.
  • Asep Dian Abdilah, S.Pd., S.KM., M.M., MH.Kes.
  • Ruhyandi, S.Pd., S.KM., M.KM.
  • Astri J. Madjid, S.KM., M.Kes.



Data Mahasiswa

DIREKTORI DATA MAHASISWA PER ANGKATAN

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

» Tahun 2010

» Tahun 2011

» Tahun 2012

» Tahun 2013

» Tahun 2014

» Tahun 2015

» Tahun 2016

» Tahun 2017

"




DownloadDownload File

Data Alumni

DIREKTORI DATA ALUMNI PER TAHUN LULUS

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT (S-1)

» Tahun 2010

» Tahun 2011

» Tahun 2012

» Tahun 2013

» Tahun 2014

» Tahun 2015

» Tahun 2016

» Tahun 2017

"




DownloadDownload File